Thankspoker.com-Dalam perjalanan bisnisnya, Onyod, seorang pengusaha kaya raya harus melanjutkan perjalanannya menggunakan peswat komersial dikarenakan kerusakan pada jet pribadinya.
Dalam gundahnya, saat menunggu pesawat take off, lelaki setengah baya yang duduk disebelahnya terus memperhatikan Onyod yang tak henti-hentinya merokok: "Dalam sehari berapa bungkus rokok yang anda biasa habiskan.,,?"
Onyod, sang pengusaha melirik, merasa terusik dia balas bertanya: "Apa masalah anda...?"
Si lelaki setengah baya tersebut tersenyum: "Coba jika anda tidak merokok, dan uang yang digunakan untuk membeli rokok itu anda kumpulkan, mungkin pesawat yang ada di samping kita itu milik anda dan anda tidak perlu naik pesawat komersial seperti ini..."
Sang pengusaha menaikkan alis matanya: "Anda merokok...?"
"Tidak...!" jawab si lelaki setengah baya.
"Ok, terimakasih atas nasehatnya. Tapi pesawat disebelah itu memang milik saya dan coba bapak dimulai sejak muda dulu fokus hanya memikirkan masalah-masalah Bapak sendiri, mungkin sekarang hidup Bapak sudah sukses seperti saya..."
Dalam gundahnya, saat menunggu pesawat take off, lelaki setengah baya yang duduk disebelahnya terus memperhatikan Onyod yang tak henti-hentinya merokok: "Dalam sehari berapa bungkus rokok yang anda biasa habiskan.,,?"
Onyod, sang pengusaha melirik, merasa terusik dia balas bertanya: "Apa masalah anda...?"
Si lelaki setengah baya tersebut tersenyum: "Coba jika anda tidak merokok, dan uang yang digunakan untuk membeli rokok itu anda kumpulkan, mungkin pesawat yang ada di samping kita itu milik anda dan anda tidak perlu naik pesawat komersial seperti ini..."
Sang pengusaha menaikkan alis matanya: "Anda merokok...?"
"Tidak...!" jawab si lelaki setengah baya.
"Ok, terimakasih atas nasehatnya. Tapi pesawat disebelah itu memang milik saya dan coba bapak dimulai sejak muda dulu fokus hanya memikirkan masalah-masalah Bapak sendiri, mungkin sekarang hidup Bapak sudah sukses seperti saya..."





0 comments:
Post a Comment